Sore Itu Di Amsterdam

Posted by Sakura Sizuoka on 12:48 AM, 07-Feb-16

Bismillaah Sore Itu Di Amsterdam A story by Sakura Sizuokaa Air matamu bergulir. Kau menangis, aku tahu itu. Sebab, niqabmu menjadi basah. Oh, kebodohan paling bodoh yang pernah kulakukan seumur hidupku. Sudah membuatmu menangis. Maaf, aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya ingin, kau menjadi wanitaku sepanjang masa. Menemaniku hingga akhir hayatku. Itu saja! "Noudry?" Aku membuka suara lagi. Sebenarnya, sedari tadi aku yang... [Read More]

Katamu Sebelum Pergi

Posted by Sakura Sizuoka on 01:29 PM, 06-Feb-16

Bismillaah Katamu Sebelum Pergi A story by Sakura Sizuoka Saat itu masih di musim semi. Aku memenuhi undanganmu. Itu mengingatkanku pada hari lahirmu. Rinai, 14 Juni 1994. Oh, jadi kau mengundangku untuk merayakannya, Rinai? Baiklah aku akan datang. Benar, aku datang. Kau terlihat sangat mempesona dengan setelan gamis dan kerudung hitam polos, lengkap dengan niqab menutupi wajahmu. Entahlah, bagaimana bisa aku mengambil kesimpulan tentang... [Read More]

Serial: Jannah Family

Posted by Sakura Sizuoka on 10:36 AM, 06-Feb-16

Bismillaah ---Ketika Puri Ingin Berkarir--- Puri masih bergelung dalam selimut bercorak tulip merah kesayangannya. Selimut yang usianya sudah sama dengan usianya. Sudah pudar warnanya dan pinggirannya sudah banyak robek. Namun, kecintaan Puri padanya tidak pernah memudar. Tanpa selimut itu, Puri tidak akan bisa tidur nyenyak. Yep! Selimut ini, pasangannya Bantal Bucul dan Puisi (guling kesayangan). Tsun yang sedari tadi memandangi wajah ayunya, tersenyum... [Read More]

Dear World,

Posted by Sakura Sizuoka on 09:45 AM, 06-Feb-16

Bismillaah Dear World, Kini aku sedang menatapi diriku sendiri Pada cermin kaca Menelisik jauh ke dalam Pada inti sanubari Dan kini aku menjadi sangat malu Malu pada Rabb yang telah menciptakanku Malu pada Rabb yang telah mempercayaiku Malu pada Rabb yang telah menghadirkanku ke dunia ini Mengapa aku begini? Larut dalam ketersesatan Menikmati setiap tanjakan dan kelokan tajam Yang semua itu justru membuatku semakin tersesat Mengapa aku seperti ini? Lari dari kesejatian diri Mengejar bayang-bayang semu... [Read More]

Rindu Yang Keren

Posted by Sakura Sizuoka on 08:09 AM, 04-Feb-16

Bismillaah Rindu Yang Keren (Roncean Fiksi Mini) by Sakura Sizuoka ---Si Cantik Hafsa--- Apalah daya manusia? Sejak dicipta, ia hanyalah makhluk yang dhaif dan fakir. Begitu juga dengan Hafsa. Tak kuasa berbuat apa-apa, saat cintanya yang menggelora di dalam dadanya ternyata bertepuk sebelah tangan. Hatinya pecah! Membuncah, bersimbah darah. Bagaimana tidak? Selama ini, banyak lelaki yang memuja dan mengejar-ngejar cintanya. Hafsa yang cantik jelita. Hafsa... [Read More]

Mekaran Rindu

Posted by Sakura Sizuoka on 09:54 AM, 03-Feb-16

buket-dari-npo-radio.jpg

Mekaran Rindu

A poem by Sakura Sizuoka

Ingin hati mengajakmu ke sini

Taman Hati yang kucipta untuk kita

Menikmati mekaran rindu

Terlahir nyata dari Rahim Jiwa

Ingin jiwa merengkuhmu di sana

Bangku Kayu yang kucipta untuk kita

Duduk berdua menikmati semilir bayu senja

Bercengkerama bersama cakrawala jingga

Ingin cinta mendekapmu nyata

Menambatkan sulur-sulur kasih kita

Pada tiang-tiang penyangga sayang

Kau, dan aku di antara mekaran rindu

Leiden, 31 Januari 2015

I Love You, Ukhty! Fillaah

Posted by Sakura Sizuoka on 12:39 PM, 02-Feb-16

Bismillaah I Love You, Ukhty! Fillaah A monolog by Sakura Sizuoka *** Tidak apa-apa. Anti bebas kok. Silakan, itu hak Anti. Anti mau percaya Okino, silakan. Tidak, juga silakan. Okino tidak memaksa. Terpenting bagi Okino adalah, Allaah memiliki catatan tentang segala amal Okino. To: Ukhty in Magetan *** Jazakillaah khayra, Ukhty. Afwan juga jika selama ini Okino banyak salah dan hilaf sama Anti. Semoga Allaah senantiasa mengeratkan... [Read More]

Lembayung Di Wajahmu

Posted by Sakura Sizuoka on 10:24 AM, 02-Feb-16

Bismillaah Lembayung Di Wajahmu A poetry by Sakura Sizuoka Air bening merintik dari pelupuk matamu Terbata mengucap sepatah kata "Titip Islam," Aku semakin bergidik, ngeri! Benar kah, kau akan pergi? Menghadap yang kau sebut Cinta selama ini Menemui-Nya di batas rindu Bermesraan dengan-Nya di sepanjang waktu "Titip Al-Qur'an," Aku menjadi setengah hilang Sementara keringat dingin di dahimu berkilauan Mirip embunan tertimpa mentari pagi Kau genggam erat jemariku Semakin erat Kau berbisik lirih, ".... Allaah," Dan, kau pun pergi Aku... [Read More]

Cericip Waterkip Poetry

Posted by Sakura Sizuoka on 10:02 AM, 02-Feb-16

Bismillaah Cericip Waterkip Poetry By Sakura Sizuoka Mencelupkan kedua kaki di tepian kanal Meresapi sejuk-sejuk dinginnya kecipak air Melepas kerinduan mendalam Bersama bayi-bayi waterkip nan jenaka Aku bergeming dalam dekapan syahdu Hangat nan erat Seolah kami adalah sahabat dekat Gerepak sayap mereka, seolah mengajakku bercanda dan tertawa bersama Ah! Andai kau masih di sini Bersamaku melukiskan Leiden kala senja Merekam nuansa jingga pada lengkungan cakrawala Di hari-hari terakhir musim panas Aku rindu padamu Tertawamu yang renyah Senyum... [Read More]

Tentang-Mu Di Hatiku

Posted by Sakura Sizuoka on 03:35 AM, 02-Feb-16

Bismillaah Cinta, Tentang-Mu di hatiku Kau, Cahaya Cinta Menerangiku dari segala penjuru yang Kau cipta Kau, Pembuluh Rindu Mendenyutkan nadiku dengan alunan merdu nada cinta-Mu Kau, Detak Jantung Memompa darahku dengan luapan kasih sayang-Mu Cinta, Tentang-Mu di hatiku Kau Segala-ku Hanya Kau yang kupunya dalam hidup ini Kau Cinta Suci Kau Kekasih Sejati Kau Setia-ku Tanpa-Mu, aku hanyalah tetesan mani Yang tersimpan dalam alam rahasia-Mu Tanpa-Mu, aku hanyalah gumpalan darah Yang tersimpan di dalam misteri Cinta, Tentang-Mu di hatiku Takkan pernah bisa... [Read More]